KOMITMEN KAMI
Misi kami adalah untuk memajukan akses dan keterlibatan dengan seluruh Firman Tuhan bagi orang-orang dari semua bahasa, baik tertulis, lisan maupun isyarat.
VALUES
The Word of God
Seluruh Firman untuk seluruh dunia
God’s Word has the power to transform lives and communities, and the key to life transformation is personal engagement with the whole Word of God. The Bible is the foundation and guide for our life and practice.
All People and Every Language
From source language to every language for all people
The unfinished task of Scripture translation reaches beyond trade languages alone to every language until all can say, “God speaks my language.” We are driven to accelerate the work of translation in order to make it possible for all people to engage with the whole Bible, whether written, oral, or signed.
Collaboration
The nature of the Kingdom
Working collaboratively expresses the true nature of the Kingdom of God where each person is valued and has a unique and important contribution to make to the whole. We therefore seek to collaborate with partners throughout the world.
Source Language
Learn from the source
The whole Bible, including both the original Hebrew Testament and the Greek New Testament, is divinely inspired in the source languages. Consequently, we strive to work for the source languages in translation.
Multi-Ethnic & International
Reflecting God’s character
God’s Kingdom consists of Jesus’ followers from every tongue, tribe, and nation. This beautiful diversity is a reflection of the character of God and of the value which He places upon each person. We therefore work to be international and multi-ethnic in composition.
Innovation – Catalyst
Following His design
God is the Creator and is continually creating. He has communicated His Word in innovative and creative ways. We strive for creativity and innovation in strategic, programmatic and operational matters. As God enables, we serve as a catalytic agent within the Bible Translation movement to supply innovative solutions where there are gaps in the supply chain.
Intercession
Creating with God
The Scriptures command us to “pray continually.” While on earth Jesus modeled a life of prayer and now intercedes for us. The Bible tells us that we can have the privilege and responsibility of “creating with God” as we pray according to His will. We seek to be faithful to this entrustment by practicing a corporate lifestyle of prayer and intercession.
GUIDING PRINCIPLES
Translation of the whole Bible
Lebih dari sembilan puluh persen bahasa di dunia belum memiliki terjemahan Perjanjian Asli. Untuk memahami Perjanjian Baru, kita membutuhkan Perjanjian Asli. Hampir seperempat dari ayat-ayat Perjanjian Baru berisi kutipan langsung atau merupakan singgungan yang disengaja terhadap ayat-ayat Perjanjian Asli.
Tanpa pengetahuan tentang Perjanjian Asli, ayat-ayat ini akan menjadi kosong di dalam hati dan pikiran para pembacanya. Itu berarti bahwa jutaan orang akan sangat dirugikan ketika mereka membaca Perjanjian Baru dalam bahasa ibu mereka. Itulah sebabnya mengapa penekanan baru untuk menyelesaikan penerjemahan seluruh Alkitab saat ini sangat diperlukan di zaman kita.
Acquisition of the source language
Belakangan ini, banyak terjemahan ke dalam bahasa-bahasa yang tidak memiliki Alkitab telah menggunakan bahasa perdagangan yang umum sebagai teks sumber dengan mengacu pada alat bantu bahasa asli. Ada kesadaran yang berkembang bahwa akan sangat bermanfaat jika terjemahan baru dan revisi terjemahan yang sudah ada menggunakan bahasa asli (Ibrani dan Yunani) sebagai teks sumber.
Tujuannya adalah agar mereka yang tergabung dalam tim penerjemahan dapat memahami dan menggunakan teks asli dan menerjemahkan langsung ke dalam bahasa penerima tanpa teks perantara, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan keakuratan hasil terjemahan. Tujuan ini mengharuskan adanya fokus yang lebih besar pada program pelatihan mendalam yang menekankan penguasaan bahasa Ibrani dan Yunani.
Inclusion of Oral & Deaf learners
Dua pertiga orang di dunia lebih suka mempelajari hal-hal yang paling penting bagi kehidupan mereka melalui lisan. Sebagian besar dari Bahasa Tanpa Aksara yang tersisa di dunia adalah bahasa agrafos - bahasa-bahasa ini tidak memiliki sistem tulisan. Orang-orang yang berbicara dalam bahasa-bahasa ini adalah pembelajar lisan yang terampil. Mereka adalah ahli utama dalam bahasa mereka sendiri. Kesadaran saat ini menempatkan mereka sebagai pusat dari proses penerjemahan. Oleh karena itu, pelatihan kami memperlengkapi mereka yang akan melayani para pembelajar lisan ini dalam memimpin penerjemahan Kitab Suci dari bahasa sumber ke dalam bahasa hati mereka. Proses ini mungkin pada suatu saat akan menghasilkan alat bantu yang dapat dibaca, tetapi biasanya dimulai dengan cara-cara lisan melalui OBS (Oral Bible Storytelling) dan OBT (Oral Bible Translation).
Lebih dari 95% komunitas Tuli di dunia tidak memiliki Alkitab dalam bahasa mereka. Ini berarti hampir 70 juta anak Tuhan yang tidak dapat terlibat dengan Firman-Nya hanya karena mereka Tuli. Sebagaimana Gembala yang Baik memperhatikan SEMUA domba-Nya, kita sebagai rekan sekerja-Nya harus mengusahakan kesejahteraan bagi mereka yang berada di bawah asuhan-Nya. Untuk Whole Word Institute hal ini berarti memberikan kontribusi unik kami untuk mempercepat akses ke seluruh Alkitab dalam 360 bahasa isyarat di dunia.
