Menunggu Firman
Marjorie, seorang wanita muda di Tongwa, Zambia, menunjukkan kepada kita betapa besar dampak yang dapat ditimbulkan oleh satu ayat saja dari Perjanjian Lama dalam sebuah kehidupan. Marjorie dan suaminya, Musa, tinggal di sebuah desa di mana wanita dan anak-anak dianggap sebagai properti belaka, dan sampai saat ini, mempraktikkan pengorbanan manusia. Selama bertahun-tahun Marjorie tidak tahu bahwa hidupnya memiliki nilai apa pun. Tetapi ketika Firman Tuhan datang kepada mereka, diterjemahkan dan dibicarakan dalam bahasa mereka, segalanya mulai berubah. Marjorie mendengar kisah penciptaan, bahwa pria dan wanita diciptakan menurut gambar Allah. "Ketika saya mendengarnya, saya tahu bahwa saya juga, sebagai seorang wanita, memiliki martabat."
Firman Tuhan membawa transformasi dengan cara-cara lain yang memberi kehidupan. Marjorie dan Musa memiliki pernikahan Kristen pertama di desa mereka. Kasih mereka satu sama lain, dan nilai serta kepedulian mereka terhadap putra mereka, membuat mereka berbeda, menyinari kegelapan kepercayaan budaya mereka.
Orang-orang lain di desa itu juga menjadi percaya. Ketika mereka ditanya ayat Alkitab yang mana yang telah mengubah mereka, mereka menjawabnya berulang-ulang, "Pada mulanya, Tuhan menciptakan langit dan bumi." Kata-kata dari Perjanjian Lama ini mengungkapkan kepada mereka siapa sebenarnya Allah sebagai Pencipta mereka, dan memberi mereka identitas baru sebagai pembawa gambar-Nya.Saat Adven dimulai dan Natal semakin dekat, kita memasuki masa penantian untuk mengingat kedatangan Putra Allah, yang memecah keheningan yang panjang dan membawa terang ke dalam kegelapan. Bagi kita yang memiliki Firman Tuhan yang lengkap dalam bahasa kita sendiri, kita tahu "harga diri kita" dan nilai kita di mata Tuhan, dan oleh karena itu kita menantikan musim Natal dengan penuh sukacita. Ketika Anda mempersiapkan hati Anda untuk masa penantian ini, saya mengundang Anda untuk memikirkan mereka yang berbicara dalam 90% bahasa di dunia yang masih menanti untuk mengetahui makna Natal sepenuhnya - untuk mengetahui nilai dan martabat mereka di mata Tuhan, seperti yang dilakukan Marjorie.
Di musim memberi ini, maukah Anda mempertimbangkan hadiah khusus untuk membantu kami melatih para penerjemah yang membuat seluruh Firman Tuhan dapat diakses oleh mereka yang tidak memahaminya?
Saya sangat bersyukur dapat melayani bersama Anda, mitra kami yang luar biasa, yang bekerja bersama kami untuk membawa SELURUH Firman Tuhan kepada orang-orang seperti Marjorie.Truly He taught us to love one another His law is love and His gospel is peace Chains shall He break for the slave is our brother And in His name all oppression shall cease Sweet hymns of joy in grateful chorus raise we, Let all within us praise His holy name.
Semoga pengharapan Immanuel menjadi milik Anda di musim Natal ini.
David David Swarr PhD Presiden/CEO Lembaga Bahasa dan Penerjemahan Alkitab Sebuah program dari Whole Word Institute Seluruh Firman untuk seluruh duniaBERGABUNGLAH DENGAN HALAMAN FACEBOOK KAMI
Pelayanan Anda yang setia membantu membawa seluruh Firman ke seluruh dunia
#tellthewholestory #thewholewordforthewholeworld #learnfromthesource #4220foundation



